tabayyunBetapa sering kita melewati berbagai ayat-ayat dalam al-Qur’an tetapi seakan-akan melintas begitu saja. Bagaimana akan mengamalkan kandungannya kalau maknanya saja tidak dipelajari? Padahal al-Qur’an adalah petunjuk yang nyata untuk kemaslahatan dunia dan akhirat. Andai saja kaum muslimin mengamalkan ayat-ayat yang pernah dilewatinya, tentulah kemaslahatan pribadi maupun masyarakat akan terwujud.

Dan salah satu ayat yang masih belum diamalkan secara konsisten adalah firman Allah subhaanahu wa ta’ala:

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا إِن جَآءَكُمْ فَاسِقُُ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَن تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَافَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu” [Al-Hujuraat: 6]

Syaikh as Sa’di yang menyatakan dalam tafsirnya (At Taisiru al Karimu ar Rahman):

“Ini juga (merupakan) beberapa adab yang harus dipenuhi dan digunakan oleh orang-orang yang berakal. Yaitu, apabila ada seorang fasik yang datang dengan membawa berita kepada mereka (kaum Muslimin), hendaknya mereka melakukan tatsabbut (klarifikasi) terhadap beritanya, tidak dengan serta merta mengambilnya begitu saja. Karena tindakan ini bisa mengakibatkan bahaya yang besar dan terjatuh dalam perbuatan dosa. Jika beritanya dianggap seperti kabar yang dibawa orang jujur lagi adil, dan dilaksanakan kandungannya, maka akan timbul lenyapnya jiwa dan harta tanpa alasan yang dibenarkan, lantaran isi dari berita (yang tidak benar) itu, yang akhirnya menimbulkan penyesalan. Yang wajib dilakukan terhadap berita orang fasik adalah tatsabbut dan tabayyun (klarifikasi dan konfirmasi). Kalau ada bukti dan kondisi yang menunjukkan kejujurannya, maka bisa dilaksanakan dan dibenarkan. Namun apabila mengindikasikan sebuah kedustaan belaka, maka harus diingkari dan tidak perlu diikuti”. [Taisiru al Karimu ar Rahman, hlm. 800.]  More