Bayangkan saat ini Anda sedang perlu dioperasi. Menjelang dioperasi, si dokter berbisik kepada Anda, “Harap Anda ketahui, saya ini bukan dokter bedah, bahkan sama sekali bukan dokter. Tetapi Anda tidak usah khawatir, karena saya sangat mencintai pasien-pasien saya dan sangat tulus mengharapkan semua pasien saya sembuh”.

Apakah Anda akan membiarkan orang ini membedah tubuh Anda dengan pisaunya? Tentu saja tidak! Sebab orang tersebut tidak memiliki “ilmu/pengetahuan” yang diperlukan untuk menggapai harapannya yang tulus agar Anda sembuh.

Demikian juga dalam mendidik anak-anak kita. Tidak diragukan lagi kalau setiap orang tua pastilah mencintai anak-anaknya dengan tulus. Bahkan cinta anak kepada orang tua tidak akan bisa menyamai cinta orang tua kepada anak-anaknya. Hanya cinta Allah Ta’ala kepada hambaNya yang melebih cinta seorang ibu kepada anaknya. More