Ketika Hidayah Islam Merengkuh Jiwaku

2 Comments

Namaku Erlina, aku ingin berbagi cerita kepada saudariku muslimah, bukan untuk mengajarkan tentang fiqih atau hadits atau hal lainnya yang mungkin ukhti muslimah telah jauh lebih dulu mengetahuinya daripada aku sendiri. Karena di masa lalu, aku beragama Kristen…
More

Syahadat karena Rapinya Shaf

Leave a comment

يَوْمَ يُكْشَفُ عَنْ سَاقٍ وَيُدْعَوْنَ إِلَى السُّجُودِ فَلَا يَسْتَطِيعُونَ . خَاشِعَةً أَبْصَارُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ وَقَدْ كَانُوا يُدْعَوْنَ إِلَى السُّجُودِ وَهُمْ سَالِمُونَ

“Pada hari betis disingkapkan dan mereka dipanggil untuk bersujud; maka mereka tidak kuasa, (dalam keadaan) pandangan mereka tunduk ke bawah, lagi mereka diliputi kehinaan. Dan sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) diseru untuk bersujud, dan mereka dalam keadaan sejahtera .” (QS. Al Qalam [68]: 42-43)

……..

Dalam sebuah program yang bernama “One Family” di saluran TV Majd, Dr. Yahya al-Yahya (pimpinan The Call to Islam Comittee), pembicara di program tersebut,  berkata bahwa Muslim tidak pernah tidak-teratur, mereka hanya perlu diyakinkan (untuk teratur).

Kemudian beliau menceritakan sebuah kisah seorang warga Amerika non muslim yang sedang mendiskusikan tentang Islam dengan beliau sambil menonton acara TV siaran langsung shalat Isya’ dari Makkah.

……..

Lelaki Amerika itu sangat takjub dengan ramainya Masjidil Haram, yang lebih kurang 3 juta muslim berkumpul pada malam terakhir di bulan suci Ramadhan. Begitu ramai dan sangat tidak teratur.

Kemudian Syaikh Yahya bertanya kepadanya,”menurut Anda berapa lama mereka bisa membuat barisan yang teratur untuk memulai Shalat?” More

%d bloggers like this: