Prinsip Dasar Ekonomi Syari’ah

Leave a comment

Sahabat Umar bin Khaththab radhiyallahu’anhu ketika menjadi Khalifah sepeninggal Abu Bakar ash-Shidiq radhiyallahu’anhu, pernah memerintahkan para pedagang agar mempunyai ilmu sebelum berdagang di pasar agar terhindar dari praktek-praktek yang diharamkan.

قال عمر بن الخطاب رضي الله عنه:  لاَ يَتَّجِرُ فِي سُوْقِنَا إِلاَّ مَنْ فَقُهَ وَإِلاَّ أَكَلَ الرِّبَا

Umar  bin Khaththab radhiyallahu’anhu berkata  “Hendaknya tidaklah berdagang di pasar kita selain orang yang telah paham (berilmu), bila tidak, niscaya ia akan memakan riba”.

More

Tentang Kitab Ushul Sunnah

Leave a comment

Kitab Ushul Sunnah adalah salah satu kitab yang disusun oleh Imam Ahlussunnah Abu Abdillah Ahmad bin Hanbal rahimahullah, yang memuat prinsip-prinsip aqidah ahlussunnah wal jama’ah. Meskipun kitab ini tidak mencakup seluruh aqidah ahlussunnah, setidaknya kitab ini mencakup prinsip-prinsip dasarnya yang merupakan lawan dari prinsip-prinsip dasar bid’ah.

Syaikh Walid bin Muhammad Nubaih telah melakukan Tahqiq sekaligus memberikan Syarah pada kitab Ushul Sunnah yang diriwayatkan oleh Abdus bin Malik al-Aththar rahimahullah yang mendengar langsung dari gurunya yaitu Imam Ahmad bin Hanbal. Abu Bakar al-Khallaal rahimahullah berkata, “Di sisi Abu Abdillah (kunyahnya Imam Ahmad), dia (Abdus bin Malik al-Aththar) memiliki kedudukan dalam hal hadiah-hadiah dan selainnya, ia (Imam Ahmad) menyenanginya dan mendahulukannya. Berita-beritanya cukup panjang untuk dijelaskan. Abu Ya’la berkata, “Ia meriwayatkan dari Abi Abdillah berbagai permasalahan yang tidak pernah diriwayatkan oleh selainnya yang seluruhnya tidak sampai pada kita kecuali sedikit di dalam bab-bab As-Sunnah, yang seandainya diadakan perjalanan ke negeri Cina untuk mencarinya niscaya hal itu tidak seberapa. Abu Abdillah mengeluarkannya dan menyerahkan padanya…(secara ringkas)”. [Thabaqaat al-Hanaabilah, 1/241]

Setelah selesai men-tahqiq dan men-syarah kita Ushul Sunnah ini, Syaikh Walid menyerahkan kepada gurunya, Syaikh Muhammad ‘Ied al-Abbasy, yang merupakan murid dari muhaddits abad ini, Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani rahimahullah.

Sederet ahli ilmu telah berjasa membawa ilmu ini dari generasi ke genarasi dan menjelaskannya kepada umat demi tetap tegaknya Sunnah di muka bumi ini. Bersambungnya sanad dalam periwayatan kitab ini menunjukkan ke-otentik-an prinsip-prinsip aqidah ini. Semoga Allah Ta’ala membalas mereka semua dengan balasan yang sebaik-baiknya.

يحمل هذا العلم من كل خلف عدوله ينفون عنه تحريف الغالين وانتحال المبطلين وتأويل الجاهلين

“Ilmu agama ini akan dipikul oleh orang-orang yang adil pada setiap generasi. Mereka menghilangkan penyimpangan orang-orang yang melampaui batas, kedustaan para pendusta dan takwil orang-orang bodoh”

Muscat, 4 Jumadil Ula 1432H

%d bloggers like this: