Keajaiban Seorang Mukmin

Leave a comment


Hadits ke-27

وعن أبي يحيى صهيب بن سنانٍ – رضي الله عنه – ، قَالَ : قَالَ رسولُ الله – صلى الله عليه وسلم – : (( عَجَباً لأمْرِ المُؤمنِ إنَّ أمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خيرٌ ولَيسَ ذلِكَ لأَحَدٍ إلاَّ للمُؤْمِن : إنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكانَ خَيراً لَهُ ، وإنْ أصَابَتْهُ ضرَاءُ صَبَرَ فَكانَ خَيْراً لَهُ )) رواه مسلم .

Dari Abu Shuhaib bin Sinan radhiyallahu’anhu, dia berkata, bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, semua urusannya baik baginya. Dan yang demikian itu hanya ada pada seorang mukmin. Jika mendapat kesenangan dia bersyukur, maka syukur itu baik baginya. Dan jika mendapat musibah dia bersabar, maka sabar itu baik baginya” (HR. Muslim) More

Advertisements

Ada Apa dengan ULTAH? (2)

Leave a comment

Bismillah, melanjutkan seri Apa dengan ULTAH (1)...

Dalam logika duniawi kita, misalkan kita punya sejumlah tabungan lalu setiap periode tertentu jumlahnya berkurang, sehingga kita sadar pada suatu saat nanti tabungan kita akan habis karena berkurangnya telah pasti sementara tidak ada penambahan (misalkan juga karena kita tidak mengambil ribanya). Kira-kira kita dalam posisi yang gembira atau gelisah? Tanpa memasukkan faktor-faktor lain (misalnya memang berkurangnya itu untuk infaq dan kita berharap pahala dari Allah), tentunya kita tidak senang dengan berkurangnya harta kita. Namun kelihatannya kita melupakan logika ini ketika berurusan dengan umur kita. Coba perhatikan, banyak diantara manusia yang begitu gembiranya tatkala umurnya berkurang setahun demi setahun. Bagaimana kita tahu bahwa mereka gembira? Ya dari pesta ulang tahun yang mereka adakan, dari senangnya mereka menerima perhatian dan ucapan selamat dari teman-teman dan saudara.

Dari Abu ‘Abdirrahman Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anh, dia berkata : bahwa Rasulullah telah bersabda, “Sesungguhnya tiap-tiap kalian dikumpulkan penciptaannya dalam rahim ibunya selama 40 hari berupa nutfah, kemudian menjadi ‘Alaqoh (segumpal darah) selama itu juga lalu menjadi Mudhghoh (segumpal daging) selama itu juga, kemudian diutuslah Malaikat untuk meniupkan ruh kepadanya lalu diperintahkan untuk menuliskan 4 kata : Rizki, Ajal, Amal dan Celaka/bahagianya. maka demi Alloh yang tiada Tuhan selainnya, ada seseorang diantara kalian yang mengerjakan amalan ahli surga sehingga tidak ada jarak antara dirinya dan surga kecuali sehasta saja. kemudian ia didahului oleh ketetapan Alloh lalu ia melakukan perbuatan ahli neraka dan ia masuk neraka. Ada diantara kalian yang mengerjakan amalan ahli neraka sehingga tidak ada lagi jarak antara dirinya dan neraka kecuali sehasta saja. kemudian ia didahului oleh ketetapan Alloh lalu ia melakukan perbuatan ahli surga dan ia masuk surga. (HR. Bukhari dan Muslim) More

%d bloggers like this: