Menempuh Sebab-sebab Kebahagiaan

Leave a comment

Allah Ta’ala telah menjelaskan kebahagiaan dan sebab-sebab kebahagiaan di dalam agama yang diridhoi-Nya. Allah memerintahkan hamba-Nya bertakwa dan Dia pun menjelaskan sebab-sebab meraih ketakwaan di dalam agama yang diturunkan-Nya. Dia yang telah Menciptakan manusia maka tentu Dia Maha Mengetahui kebutuhan mereka. Maka benarlah Rasulullah صلى الله عليه و السلام ketika mengucapkan من سلك طريقا يلتمس فيه علما سهل الله له به طريق إلى الجنة  “Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu (agama), maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga” [diriwayatkan Muslim, shahih].

Koleksi Faedah Pustaka Al-Atsar

Brunei Daarussalaam, 18 Jumadi Tsani 1435 AH

Advertisements

Lihat-lihat Sebelum Terlibat

Leave a comment

Tolong menolong adalah sebuah ungkapan yang berkonotasi positif. Ketika kata-kata ini diucapkan untuk menggambarkan keadaan seseorang, yang terbayang adalah bahwa orang yang disebutkan sedang berbuat kebajikan. Benarkah setiap yang dikatakan tolong  menolong itu pasti sesuatu yang hakikatnya baik?

Islam telah mengatur batasan-batasan dalam perkara tolong menolong dengan batasan yang jelas. Dalam penggalan surat Al Maa’idah ayat 2 disebutkan:

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran”

Dari penggalan ayat tersebut terdapat 2 perkara:

1. Perintah untuk saling menolong dalam mengerjakan kebajikan dan ketakwaan

2. Larangan untuk saling menolong dalam mengerjakan perbuatan dosa dan pelanggaran

Demikianlah kesempurnaan petunjuk Allah Ta’ala yang selalu memasangkan antara perintah dan larangan, antara berita gembira dan peringatan, antara kebaikan dan keburukan, dan lain sebagainya, sehingga menjadi jelaslah permasalahan yang disampaikan dan menjadi mudah untuk dipahami bagi siapa yang ingin memahaminya. More

%d bloggers like this: