Cara Benar Dakwah Tauhid

Leave a comment

Syaikh Ibnu Utsaimin mengatakan, “Kami sering mendapatkan pertanyaan yang membuat bingung sejumlah dai. Ada seorang yang tiba di sebuah negeri muslim akan tetapi kemusyrikan tersebar di negeri tersebut semisal orang yang melakukan kemusyrikan di dekat kubur dengan berdoa dan meminta bantuan kepada orang yang sudah mati. Dalam kasus ini timbul pertanyaan apakah cara dakwah yang tepat adalah mendakwahi mereka untuk mengerjakan shalat dengan baik dan membuat hati mereka untuk lapang dada menerima dakwah kemudian baru di kemudian hari baru ada penjelasan tentang kemusyrikan yang mereka lakukan dan mengajak mereka kepada tauhid yang benar ataukah langsung mendakwahi mereka kepada tauhid dengan menyampaikan bahwa meminta pertolongan kepada orang yang sudah mati adalah kemusyrikan?

Jawabannya, sikap yang lebih baik adalah mendakwahi mereka untuk melakukan hal hal yang disepakati semua pihak sebagai suatu hal yang diperintahkan sehingga jiwa dan hati mereka mantap dan tenang menerima dakwah yang kita sampaikan. Hal ini kita lakukan sebagai batu loncatan untuk mendakwahkan tauhid dan tidak berhenti di situ saja. Dengan demikian kita menjadi orang yang ‘cerdas’ mendakwahkan Islam kepada masyarakat”

[Majmu Fatawa Ibnu Utsaimin jilid 27 hal 67, cet pertama 1430 H terbitan Dar Tsuraya Riyadh].

reposting dari: ustadzaris.com

Advertisements

Bahan Bakar Iman

Leave a comment

Allah Ta’ala telah menjadikan bagi setiap apa yang dituntut-Nya (dari hamba) jalan dan rambu-rambu untuk mewujudkannya. Tuntutan yang paling besar dan paling penting adalah iman. Maka dari itu Allah ‘Azza wa Jalla telah menjadikan beberapa faktor yang dapat menghadirkan dan menguatkan keimanan, sebagaimana Dia juga telah menciptakan sebab-sebab yang dapat melemahkan keimanan tersebut.

Salah satu cara paling efektif untuk dapat menghadirkan sekaligus memperkuat keimanan adalah dengan mengenal nama-nama Allah Ta’ala yang paling indah, yang bersumber dari Al-Qur’an dan as-Sunnah, serta bersungguh-sungguh memahami maknanya dalam beribadah kepada Allah Ta’ala. More

Ada Apa Setelah Haji?

Leave a comment

Muqaddimah

Segala puji bagi Allah yang telah memilih jamaah haji sekalian sebagai tamu-tamuNya. Ini merupakan karunia Allah yang sangat besar, dimana jutaan umat Islam yang ingin datang ke tanah suci menunaikan ibadah haji tapi masih belum dapat izin dari Allah, ada saja halangan yang datang. Adapun jamaah sekalian telah mendapatkan kemudahan dari Allah sehingga dapat merampungkan seluruh manasik haji dari mulai umrah sampai tawaf wada’, semoga Allah mencatatnya sebagai haji yang mabrur diampuni segala dosa kita dan agar jamaah haji diberi perlindungan dan keselamatan dalam perjalanan pulang ke tanah air, amin!

Tanda Haji Mabrur

Zuhud Terhadap Dunia

Para ulama kita menyebutkan tanda-tanda haji yang mabrur, diantaranya Imam Hasan Al Bashri rahimahullah berkata: (Haji yang mabrur adalah agar ia pulang dari ibadah haji menjadi orang yang zuhud dalam kehidupan dunia dan cinta akhirat). Allah berfirman yang artinya: “Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupa bagianmu di dunia”. (Surat Al-Qashash: 77) More

%d bloggers like this: